e-GOVERNMENT

Posted in Pemograman Web on 18 Juli 2009 by anisi

Pengertain dan Tujuan e-Government

e-Government secara umum dapat didefinisikan sebagai penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kinerja dari fungsi dan layanan pemerintah tradisional. Lebih spesifik lagi, e-government adalah “penggunaan teknologi dijital untuk mentransformasi kegiatan-kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan penyampaian layanan.”

Tujuan dari e-government ialah penyampaian layanan pemerintah kepada masyarakat dengan lebih efektif. Umumnya, semakin banyak layanan online yang tersedia dan semakin luas penggunaan layanan tersebut, maka akan semakin besar dampaknya terhadap e-government.

e-Government hanya akan berhasil apabila ada permintaan dan dukungan yang kuat dari sebagian besar masyarakat. Beberapa permintaan ini akan datang dari meningkatnya kesadaran akan peluang yang ditawarkan oleh penyampaian layanan pemerintah yang lebih cepat dan lebih baik. Masyarakat dan kalangan bisnis juga perlu dimotivasi untuk menggunakan layanan e-goverkonten dijital yang dapat diakses, menarik, dan relevan. Secara khusus, hal-hal berikut harus diimplementasikan untuk meningkatkan permintaan dan dukungan bagi layanan e-government:

•      Mengembangkan infrastruktur penyediaan layanan umum satu pintu yang multi-channel, meliputi pusat layanan masyarakat ―berbentuk fisik‖ (di Indonesia, dikenal dengan layanan satu atap) dan tempat akses publik (public access point) lainnya seperti telecentre, call center, portal web, dan portal mobile;

•      Mengimplementasikan ukuran-ukuran yang akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap transaksi yang didukung TIK dan berbagai interaksi lainnya dalam lingkungan dijital;

•      Meningkatkan pengembangan konten mobile dan online yang mudah digunakan, menarik, dan relevan, termasuk yang dikenal dengan ‘killer applications’; dan

•      Mengimplementasikan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan aktsesibilitas dan keterjangkauan TIK serta konten mobile dan online.

Keempat tujuan berikut dapat dicapai ketika proyek-proyek e-government sukses diimplementasikan:

  • Layanan pemerintah online
  • Pemerintah “tanpa kertas “
  • Pemerintah berbasis pengetahuan
  • Pemerintah yang transparan

Untuk mencapai keempat tujuan tersebut, e-government pada level negara, provinsi, dan lokal harus dibangun. Ada tiga tugas besar dalam tiap tingkatan pemerintahan tersebut:

a) menginovasi layanan masyarakat (G2C)

b) menginovasi layanan bisnis (G2B)

c) menginovasi cara kerja pemerintah (G2G). Baca selebihnya »

Progres PA

Posted in Apsi on 23 Mei 2009 by anisi

Fase 1

A. Judul Proyek Akhir

“SISTEM INFORMASI RAWAT JALAN PADA KLINIK UMUM & RUMAH BERSALIN KARNADI DENGAN VISUAL BASIC 6.0”.

B. Latar Belakang Masalah

Efisiensi menjadi salah satu kunci bagi suksesnya penyelenggaraan kerja di suatu instituti. Setiap organisasi baik lembaga pemerintah maupun dunia usaha swasta dituntut untuk mampu melaksanakan fungsi manajemen dengan baik yang mampu memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan efisien.

Berbagai cara untuk mencapai tujuan pemberian pelayanan tersebut dilakukan oleh setiap pengelola dunia usaha maupun dunia industri. Seiring dengan perkembangan dunia usaha yang semakin pesat maka pelaku dunia usaha dituntut untuk memamfaatkan komputer untuk penciptaan sistem akuntansi yang efektif dan efisien, terutama dalam hal penyajian informasi bagi pihak manajemen maupun pihak luar perusahaan. Salah satu cara untuk mencapai sistem akuntansi tersebut adalah dengan memamfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang. Baca selebihnya »

ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM

Posted in Apsi on 23 Mei 2009 by anisi

Bab 1

Asumsi Peranan Penganalisis Sistem

A. Informasi

Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti daya lainnya. Biaya dihubungkan dengan proses informasi. Proses Informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi.

Ada delapan katagori system informasi yaitu :

  1. Transaction Processing Systems (TPS)
  2. Office Automation Systems (OAS)
  3. Knowledge Work System (KWS)
  4. Management Information System(MIS)
  5. Decision Support System (DSS)
  6. Expert System (ES)
  7. Group Decision Support Systems (GDSS)
  8. Executive Support Systems (EES)

Teknologi baru diitengrasikan dengan system tradisional

  • Ecommerce menggunakan web untuk melakukan aktifitas bisnis
  • Enterprise Resource Planning (ERP) mengitengrasikan banyak system informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan
  • Peralatan Wireless and handeld, termasuk mobile commerce (mcommerce)
  • Open source software

Keuntungan menggunakan Web :

  • Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group
  • 24 jam akses users
  • Disain interfase standard

ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI

Posted in Apsi on 23 Mei 2009 by anisi

BAB I

Pendahulun

ANALISiS DAN SISTEM INFORMASI

  1. Konsep Dasar Sistem

Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”

Prosedur adalah “rangkaian operasi klerika l (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi- transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.

Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.

Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”

Komponen-komponen /subsistem -subsistem tersebut tidak dapat berdiri lepas sendiri-sen

diri, tetapi subsistem – subsistem tersebut saling berinteraksi dan berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan/sasaran sistem tersebut dapat tercapai. Baca selebihnya »